Cerita Dewasa Terbaik - Ngentot Dengan Istri Tetangga Yang Horny Berat - Cerita Sex Aku akan menceritakan kisahku yg mana waktu itu aku masih kelas SMP, dan untuk pertama kalinya aku melakukan dengan wanita yg umurnya lebih tua dari aku, iya aku baru sadar ternyta waktu usiaku tersebut aku mengalamai masa puber, jadi gejolak gejolak akan seks muncul, sempat waktu disekolah juga aku sering membaca cerita dewasa atau majalah porn tanpa sepengetahuan orang tua dan guru.
Aku masih ingat sekali ketika aku pertama kali dipinjami satu stensilan cerita porno yg berjudul “Isteri Serdadu” dan setiap malam aku baca cerita itu sambil bermain-main dengan kemaluanku sendiri sampai suatu saat aku mengalami “Klimaks” dan kemaluanku memuncratkan cairan mani yg jernih.
Agen Slot Game - Pada saat itu aku perhatikan bahwa mani-ku jernih dan tidak seperti yg di blue-film yg pernah aku tonton beberapa tahun kemudian dimana mani yg dikeluarkan oleh pemain-pemain film itu selalu putih dan kental. Baru setelah kira-kira 2-3 tahun kemudian, mani yg kukeluarkan mulai menjadi kental dan keputih-putihan seperti cairan air tajin (kanji).
Pada waktu itu ada sepasang suami iseri yg baru kawin yg menyewa satu kamar didalam rumah kami sementara mereka mencari rumah kontrakan. Rumah kami cukup besar dan mereka memasak sendiri dengan menggunakan dapur di bagian belakang rumah.
Aku sering mendengar mereka bercengkerama didalam kamar mereka dan si isteri sering ketawa cekikikan, tetapi aku belum begitu mengerti dan belum bisa membaygkan kira-kira apa sih yg mereka sedang lakukan didalam kamar. Tetapi aku mulai ingin tahu terutama setelah membaca cerita-cerita porno stensilan yg aku pinjam dari teman-teman disekolah.
Kamar tidurku kebetulan bersebelahan dengan kamar tidur mereka dan dibatasi oleh dinding Papan. Satu malam, ketika aku mendengar sang isteri ketawa cekikikan, aku coba mengintip dan aku menemukan celah-celah diantara Papan kayu yg membatasi kamar kami.
Aku melihat dengan jelas bagaimana mereka berdua sedang duduk dipinggir tempat tidur, tubuh si isteri terbuka sampai di pinggang dan si suami sedang meremas-remas buah dada isterinya. Kemaluanku menjadi tegang sekali dan dada aku berdebar-debar dengan sangat kencang dan lututku terasa lemas.
Kemudian si suami mulai mengisap-isap pentil buah dada isterinya yg sangat montok dan mulus dan tanpa terasa tanganku mulai mempermainkan kemaluanku sendiri. Tidak lama kemudian mereka bangkit dari tempat tidur dan si isteri kemudian membaringkan diri ditempat tidur dengan pantatnya pas berada dipinggiran tempat tidur.
Rambut kemaluannya kelihatan sangat hitam dan lebat dan membukit dan kedua kakinya terjuntai kelantai. Si suami kemudian berlutut didepan kemaluan isterinya dan si isteri mengangkat kedua kakinya dan meletakkannya diatas bahu suaminya.
Aku melihat si suami membenamkan wajahnya kedalam bukit hitam kemaluan isterinya dan aku hanya bisa mengira-ngira bahwa dia pasti sedang menciumi atau menjilati kemaluan isterinya. Isterinya menggeliat-geliat dan tangannya meremas-remas rambut kepala suaminya.
Setelah bermain seperti itu beberapa lama, si suami berdiri dan mereka kelihatan berbisik-bisik satu sama lain. Si isteri kemudian berdiri dan mengambil selimut dari tempat tidur dan mengembangkannya di lantai.
Dasternya jatuh kelantai dan aku sangat terrangsang melihat tubuhnya yg telanjang bulat. Buah dadanya berayun-ayun naik turun dan aku bisa melihat celah-celah pahanya yg mengkilat karena basah. Dia kemudian membaringkan diri diatas selimut dilantai dengan kakinya mengarah ke tempat dimana aku mengintip.
Ketika dia merenggangkan kakinya, aku bisa melihat bibir kemaluannya yg merah dan basah. Seakan-akan aku bisa mengulurkan tanganku dan menyentuhnya karena jaraknya hanya kira-kira dua meter dari dinding dimana aku mengintip.
Kemudian si suami membuka celana dalamnya dan kelihatanlah kemaluannya yg sudah berdiri tegak lurus yg panjangnya ada kira-kira 10 centimeter tetapi kelihatannya sangat besar batangnya. Dia berlutut diantara kaki isterinya dan isterinya mengangkat lututnya sehingga pahanya menjadi lebih terbuka.
Aku hanya bisa melihat dari belakang ketika si suami naik menindih isterinya. Setelah dia menekan dan memasukkan kemaluannya kedalam kemaluan isterinya, kaki isterinya naik dan melingkari kedua paha suaminya dan kemudian bokong suaminya kelihatan naik turun dengan gerakan yg teratur.
Tanganku sendiri sudah basah oleh lendir mani dari sudah aku keluarkan dari kemaluanku dan rasanya nikmat sekali; jauh lebih nikmat daripada ketika onani dengan membaygkan adegan-adegan yg tertulis di buku stensilan – disini aku melihat sendiri dengan mata kepala aku sendiri lelaki dan perempuan yg sedang bersenggama.
Aku terus mengintip dan setelah si suami memompa isterinya kira-kira 5 menit, pantatnya mulai bergerak naik turun dengan sangat cepat dan aku melihat tiba-tiba otot-otot dipantatnya menjadi keras dan dia menekan dalam-dalam dan tangan isterinya merangkul kepalanya erat-erat.
Aku merasa sangat iri melihat kemesraan dan kenikmatan mereka berdua dimana mereka boleh menikmati sesuatu yg menjadi rahasia buat aku pada saat itu. Mereka tergeletak diam bertindihan seperti itu beberapa menit dan kemudian si suami menggulingkan tubuhnya kesamping dan berbaring disamping isterinya.
Kemaluannya kelihatan lemas dan basah dan dicelah-celah paha isterinya aku melihat cairan putih mengalir sampai jatuh keselimut tempat dia berbaring. Kemudian isterinya mengambil celana dalam suaminya yg terletak dilantai dan dengan itu dia menyeka kemaluannya sendiri dan kemudian batang kemaluan suaminya.
Akupun diam-diam dan pelan-pelan kembali ke tempat tidurku dan didalam gelap aku mulai mengocok kemaluanku kembali sampai aku ejakulasi untuk kedua kalinya dan kemudian aku tertidur dengan lelap.
Sekolah SMP yg aku ikuti adalah sekolah sore yg mulai dari pukul 12 siang sampai pukul 4 sore. Setiap pagi aku tinggal dirumah sendirian karena orang tua aku pergi bekerja ke kantor dan saudara-saudara aku yg lain bersekolah di pagi hari.
Satu hari aku sedang mengerjakan PR di meja makan ketika aku kembali mendengar suara si isteri yg sedang ketawa cekikikan di dalam kamar mereka. Aku segera meninggalkan meja makan dan masuk kedalam kamar tidurku untuk mengintip adegan yg sangat menggairahkan itu.
Si isteri sedang menungging di atas tempat tidur dan ketika aku menyaksikan pantatnya yg bulat dan putih mulus itu, mani aku rasanya hampir muncrat saat itu juga. Si suami berlutut dilantai dan menjilati kemaluan isterinya dari belakang. Aduh alangkah enaknya, aku berkata dalam hati. Kapan aku bisa menikmati yg seperti itu, kata aku ngiri.
Sedang asyik-asyiknya nonton, tiba-tiba seseorang menepuk pantatku dari belakang. Aku hampir pingsan karena terkejut karena aku mengira bahwa orang tua aku sudah pulang dan aku tertangkap basah mengintip orang bersenggama. Tetapi ketika aku menoleh ke belakang, aku melihat si Ayu’, tetangga dari sebelah dan dia tersenyum dan berbisik, “Hayo, ketahuan ngintip..!”
Aku merasa lemas dan sangat malu dan ketakutan dan akupun merebahkan diri diatas tempat tidur sambil tengkurap untuk menenangkan diriku. Nah, disini aku perlu menjelaskan sedikit mengenai tetangga kami, si Ayu’.
Dia tinggal bersama tiga orang anaknya yg masih kecil-kecil karena suaminya tinggal di Tanjung Karang dengan isteri mudanya. Suaminya sangat jarang datang mengunjungi dia. Selama 2 tahun kami bertetangga, aku mengingat bahwa suaminya hanya pernah datang dua kali.
Seringkali si Ayu’ datang “Meminjam” beras atau uang dari Ibu aku karena suaminya terlambat mengirim uang belanja. Dia juga sering meminta kakak aku yg perempuan yg pintar menjahit untuk menjahit bajunya yg kemudian dia akan bayar apabila dia sudah menerima uang dari suaminya.
Kira-kira tiga bulan sebelumnya, ketika aku sedang sendirian di rumah, Ayu’ datang dan katanya ingin ngepas bajunya yg sudah hampir selesai dijahit oleh kakak aku. Pada waktu itu tidak ada orang lain dirumah selain aku sendiri. Aku bawa dia masuk kedalam kamar kakak aku untuk mencoba bajunya. Ketika dia meminta aku untuk keluar karena dia harus menanggalkan pakaiannya, aku diam saja dan tidak beranjak.
“E-eh, kamu nggak mau keluar, iya? Mau lihat Ayu’ telanjang..?” katanya.
“Boleh kan..?” kata aku berharap.
“Budak nakal..” katanya dan dia memutar tubuhnya membelakangi aku sambil membuka pakaiannya. Oh, lututku menjadi lemas melihat badannya yg putih mulus dan pantatnya yg montok; dia ternyata tidak mengenakan celana dalam! Tanpa aku sadari aku maju dan mengelus pantatnya yg mulus. Dia berbalik dan memukul tangan aku.
“Heh, koq lancang!” katanya setengah marah, setengah bercanda dan mata aku melotot melihat bagian depan tubuhnya yg buat aku begitu indah dan menggiurkan.
Aku terpesona melihat perutnya yg sangat mulus dan bersih dan yg paling mempesonakan adalah kemaluannya yg sangat mulus tanpa rambut sedikitpun! Hanya ada kelihatan bibirnya yg kemerah-merahan dengan sedikit warna cokelat menyembul keluar seperti senyum simpul yg agak peot.
“Bandel! Nanti aku bilangin mami kamu, lho!” katanya tetapi dia tidak berusaha menutupi tubuhnya dan mulai mengenakan pakaian baru yg akan dicobanya. Dia mulai mengenakan baju itu dengan menurunkannya mulai dari kepala dan ketika baju itu menutup kepalanya, aku tanpa sadar menulurkan tangan aku dan mengelus bibir kemaluannya. Dia hampir melompat karena kaget tetapi aku segera lari keluar dari kamar.
Nah, kembali kepada peristiwa saat ini, ketika aku tengkurap ditempat tidur, ternyata Ayu’ meneruskan untuk mengintip sendiri adegan yg sedang terjadi didalam kamar tidur.
Cerita Hot - Aku tidak menyadarinya tetapi tiba-tiba aku merasa tangannya mengelus punggung aku dan ketika aku berbalik, Ayu’ sedang duduk dipinggir tempat tidur dan berbisik, “Mereka lagi ngentot..,” katanya dengan nafas yg agak berat.
Aku diam saja karena masih belum pulih dari rasa kaget dan malu, tetapi tiba-tiba Ayu’ meraba kearah kemaluanku yg sudah mulai bangun lagi. Aku diam saja dan biarkan dia membuka resleting celana aku dan tangannya kemudian mengelus-elus batang kemaluanku yg sudah berdiri tegak.
Dia kemudian berlutut dilantai disisi tempat tidurku dan mulai mengemut kontolku yg masih belum begitu besar. Aku merasa sangat geli dan nikmat dan tiba-tiba aku mengejang dan maniku muncrat didalam mulut Ayu’.
Dia teruskan mengisap kontolku yg tetap tegang, lalu kemudian dia membuka dasternya dan naik ketempat tidur. Dia kemudian mengangkangi kepala aku dan menyodorkan kemaluannya yg mulus kewajahku.
Sekarang aku bisa melihat dengan jelas sekali bibir kemaluannya yg sudah basah dan aku bisa mencium sedikit bau amis bekas kencing yg sangat merangsang bagiku. Dia membuka bibir kemaluannya dengan jari2nya dan menekankan kemaluannya yg merah dan basah kewajahku. Aku hampir tidak bisa bernapas dan aku mendorongnya mundur.
Oh, aku berkata dalam hati, sekarang aku tidak perlu iri lagi dengan pasangan yg sedang bermain di dalam kamar tidur sebelah. Sekarang aku bisa menikmati hal yg sama dengan Ayu’ dan bukan hanya membaygkan adegan-adegan cerita porno stensilan saja.
Ayu’ merebahkan dirinya di tempat tidurku dan membuka pahanya lebar-lebar.
“Ayo, masukin ke nonok Ayu’..,” katanya berbisik.
Aku menaiki tubuhnya dan menindih perutnya yg hangat dan mulus. Buah dadanya terasa lunak menekan wajahku yg masih basah oleh lendir dari kemaluannya dan aku mencoba untuk memasukkan kontolku kedalam celah-celan bibir kemaluannya.
Ayu’ menolong aku dengan menutun kemaluanku masuk ke dalam kemaluannya, dan aku merasakan kenikmatan yg amat sangat ketika aku merasakan kehangatan liang kemaluannya yg mengulum batang kemaluanku yg masih remaja itu, dan secara refleks aku mulai memompa naik turun.
Hanya setelah kira-kira 3 menit saja, Ayu’ tiba-tiba menjepit pinggangku dengan kakinya yg melingkari pinggulku dan badanya mengejang dan dia mengeluarkan suara seperti orang mengangis. Lalu dia menjadi diam dan aku merasa liang kemaluannya berdenyut-denyut dan batang kemaluanku seperti disedot-sedot.
Aku juga tidak tahan lagi dan aku menyemprotkan maniku kembali untuk kedua kalinya. Ayu’ merangkul kepala aku ke dadanya dengan sangat erat sampai aku merasa sulit bernapas, dan aku sangat takut jangan sampai suaranya yg seperti orang menangis itu didengar oleh pasangan yg ada didalam kamar sebelah.
Kami diam di dalam posisi seperti itu selama beberapa menit, lalu Ayu’ melepaskan rangkulannya dan pahanya mengendor dan jatuh kesamping. Aku mendorong diriku untuk bangun dan aku melihat wajah Ayu’ yg kelihatan merah dan matanya tertutup.
Aku mencabut kontol aku pelan-pelan dari lubang kemaluan Ayu’ yg sudah sangat becek. Gerakan ini membuat gairahku bangkit kembali dan kontolku menjadi keras kembali, dan sambil bertopang kekasur seperti seseorang yg melakukan push-up, akupun mendorong kemaluanku keluar masuk kemaluan Ayu’. Saking beceknya aku bisa mendengar suara seperti mengocok sabun.
Dengan masih menutup matanya, Ayu’ mengimbangi gerakanku dengan pinggulnya, naik turun dan bergoyg kekiri kekanan. Dia menggigit bibir bawahnya dan tiba-tiba dia mengangkat pinggulnya untuk mengantisipasi masuknya kontolku lalu kakinya kembali melilit pinggulku dengan erat dan tiba-tiba dia kentut dengan keras beberapa kali.
Entah kenapa aku sangat dirangsang mendengar dia kentut, dan ketika aku merasa bahwa kenikmatan ejakulasi mulai datang, aku menyodok dalam-dalam dan sekali lagi aku semprotkan air maniku didalam lubang kemaluannya dan aku merasakan kembali lubang kemaluannya berdenyut-denyut.
Aku kemudian bangkit dan pergi mandi karena aku harus pergi ke sekolah. kira-kira dua bulan kemudian, pasangan suami isteri itu pindah kerumah kontrakan mereka yg baru. Aku tinggal sendirian dirumah dan hampir setiap hari Ayu’ mengajak aku untuk bersetubuh dan kami melakukannya sepuas-puasnya, kadang-kadang bisa sampai 3 kali berturut-turut. Kadang-kadang Ayu’ begitu bernafsunya sehingga walaupun dia sedang mens dia sering juga mengajak main.
Kami bertetangga sampai satu tahun lagi sampai keluarga aku pindah ke Jakarta, dan orang-orang tidak ada yg mencurigai perbuatan kami dimana kami melakukan persetubuhan hampir setiap hari. Aku masih begitu muda sehingga kuat melayani Ayu’ yg betul-betul sangat haus akan kepuasan karena suaminya hampir tidak pernah datang mengunjungi dia.
Seperti aku katakan tadi diatas, Ayu’ mempunyai tiga orang anak. Yg paling tua adalah seorang perempuan yg masih berumur 11 tahun bernama Efi. Aku pernah mempunyai kesempatan untuk menyetubuhi kedua Ibu dan anak sekaligus, tetapi pengalaman itu aku akan ceritakan di kesempatan yg lain.
Tuesday, June 5, 2018
Friday, June 1, 2018
Cerita Dewasa Terbaru - Seks Dengan Mama Tiriku
Cerita Dewasa Terbaru - Seks Dengan Mama Tiriku - Sejak umur 4 tahun aku sudah ditinggal ibu kandungku. Ibu kandungku meninggal karena suatu penyakit. Satu setengah tahun kemudian papa menikah lagi dengan seorang gadis berusia 26 tahun berkulit putih, kala itu usia papa 35 tahun.
Mulanya aku memanggil ibu tiriku dengan panggilan tante, tapi dia sendiri yang ngga mau dipanggil tante, maunya dipanggil mama. Dan diapun merawatku seperti anaknya sendiri apalagi perkawinannya dengan papaku baru dikaruniai anak yakni setelah lebih dari sepuluh tahun baru dikaruniai seorang anak perempuan.
Cerita Dewasa Terbaru - Seks Dengan Mama Tiriku - Jadi selama itu mama tiriku benar2 menganggapku sebagai anak kandungnya, merawatku dengan penuh kasih sayang dan seingatku mama tiriku ngga pernah memarahiku. Setelah adik tiriku lahirpun kasih sayang mama tiriku masih sama. Kehidupan keluarga kami boleh dibilang cukup secara ekonomi dengan gaji papa yang sebagai seorang manajer disebuah perusahaan swasta.
Apalagi setelah mama membuka toko sembako di depan rumah kami 4 tahun yang lalu dan ternyata usahanya juga boleh dibilang berhasil. Sayang kebersamaan kami dengan papa berakhir 2 tahun lalu. Papa meninggal akibat kecelakaan. Mobilnya ditabrak truk yang sopirnya ngantuk.
Kini dia single parent, tapi secara ekonomi kami tetap baik. Usaha mamapun semakin bagus, kadang kalau aku di rumah aku membantu dia di toko. Kasih sayang mamapun ngga berubah terhadap aku. Dia ngga punya rencana menikah lagi.
Kini usiaku sudah 20 tahun dan aku sudah duduk di bangku perguruan tinggi, sedang adikku baru duduk di kelas 1 SD. Usia mama tiriku kini sekitar 43 tahun. Mama tiriku bukanlah tipe orang yang suka ke salon. Tapi memang dia dikaruniai tubuh yang bagus. Walaupun setelah melahirkan adiku tubuhnya sedikit melar jadinya kayak presenter tv, tinggi tubuhnya sekitar 167cm, tapi karena kulitnya yang bagus jadi masih kelihatan sexy.
Seperti biasa setelah makan malam dan buka2 buku kuliah, belajar gitu loh.. Aku nonton acara TV, biasanya setelah menemani adikku tidur dia akan menemaniku nonton TV walaupun kurang dari satu jam.
Cerita Dewasa Terbaru - Seks Dengan Mama Tiriku - Benar saja dia keluar dari kamar adikku mengenakan daster batik kupu2 yang longgar dan menuju ke sofa panjang yang aku duduki, tapi kali ini dia membawa minyak gosok dan menyodorkannya ke aku, ‘ Ari pijitin kepala mama sambil nonton ya ? ‘ dan mamapun langsung merebahkan kepalanya dipahaku yang hanya memakai celana pendek dan akupun melakukan yang suruh, memijit kepala mama sambil nonton.
Hanya sekitar 15 menit kau memijit kepalanya, tahu2 terdengar dengkuran halus mama, ternyata dia sudah tertidur dipahaku. Sejenak aku memandang mama dan secara refleks tanganku mengusap kepala mama tiriku ‘ Kasihan dia kecapean .. ‘ ucapku dalam hati.. Dan akupun tidak berani mengusik tidur mama dan aku biarkan dia tidur di pahaku sambil aku terus nonton acara TV.
Sesaat kemudian ketika aku masih asik nonton TV, mama bergerak membalikan tubuhnya kearahku dan tanpa disengaja wajah mama tiriku nempel di burungku yang hanya dilapisi celana pendek tanpa celana dalam,
karena memang kebiasaanku kalo mau tidur ngga pernah pake celana dalam ditambah lagi posisi tangan mama yang ditaruh dikepalanya sehingga memperlihatkan keteknya yang putih mulus dan ternyata mama ngga pake bra sehingga tonjolan pangkal teteknya yang putih menciptakan pemandangan yang menggairahkan.
Awalnya aku acuhkan, tapi karena di TV menampilkan bintang yang memang terkenal kesekiannya membuat mataku kembali melirik ketiak mama tiriku kali ini agak lama aku menikmatinya sehingga tanpa terasa burungku pun bergerak naik dan entah setan dari mana menyuruh tanganku bergerak kearah tetek mamaku dan menyentuh tetek mamaku yang sudah ngga kencang lagi tapi montok, justru aku merasakan kelembutan yang luar biasa.
Aku mengusap tetek mama tiriku beberapa kali dengan lembut dan membuatnya bereaksi. Dengan tarikan nafas panjang mama membalikan tubuhnya membelakangi aku. Aku sangat kaget dan menarik tanganku cepat2, takut ketahuan mama..
Ternyata tidak dan dia kembali tidur dipahaku, kelembutan tetek mama membuat pikiranku kacau membuat aku ingin menyentuh lagi tapi aku takut mama marah sedangkan kemaluanku berontak terus.
Dan aku mendapat akal, tanganku pertama2 pura2 memeluk pinggang mama. Ketika mama tidak beraksi, pelan2 tanganku aku naikan dekat tetek mama tiriku dan aku sentuhkan bagian bawah pangkal tetek mama tiriku kembali aku merasakan kelembutan tetek mama tiriku yang luar biasa. Ketika mama tiriku tidak bereaksi jari2ku mulai megusap tetek mamaku dan sesekali aku kenakan keputingnya.
Tiba2 mama menarik nafas panjang membuat jari2ku berhenti beroperasi, kali ini aku lebih berani atau lebih tepatnya nekat, aku ngga menarik tanganku dari tetek mama tiriku menunggu reaksi selanjutnya, ternyata kembali mama tidur.
Birahiku semakin naik membuat aku semakin berani meremas tetek mama tiriku dan perbuatanku ini membuat mama tiriku terbangun, tangannya langsung menangkap tanganku ‘ Ari ngapain kamu ? ‘ tanya mama tiriku, tidak membentak sih, tapi membuat aku pucat
‘ Mm..mmaaf ma, Ari khilaf.. ‘ hanya itu yang bisa keluar dari mulutku saking takutnya. ‘ Makanya ngga usah mikir yang macam2 dah tidur sana… mama juga mau tidur ‘ katanya sambil pergi dan menuju kamarnya dan aku masih terpaku ketakutan dan juga malu. Aku sadar setelah mendengar suara pintu mama yang ditutup ‘Glek !’

Aku segera mematikan TV dan mengejar mama tiriku ‘ Ma..ma ‘ panggilku dari luar pintu kamar. Klek.. dan mamaku muncul dari balik pintu ‘ Ada apa lagi Ari ? ‘ tanya mama tiriku dengan nada lembut seperti biasanya seperti tidak pernah terjadi apa2. ‘ Sekali lagi Ari minta maaf ya ma ‘ kataku sambil memegang dan mencium tangannya ‘ Iya..ya..sudah sana tidur ‘ jawab mama tiriku.
‘ Boleh aku tidur sama mama ga? ‘ tanyaku, dulu ketika ada papa aku suka tidur bareng mereka walaupun aku sudah ada kamar sendiri dan udah besar, terakhir aku tidur bareng mereka 2 minggu sebelum papa meninggal dan biasanya papa yang mengalah tidur di kasur kecil dibawah.
‘ OK, tapi karena kamu habis melakukan kesalahan, kamu harus tidur di bawah ‘ dan akupun tidur dibawah seperti kebiasaan papa kalau kami tidur bertiga dan akupun ngga bisa langsung tertidur masih teringat peristiwa tadi tapi aku berpura2 tidur.
‘ Ari..ari bangun. Kamu tidur diatas aja nanti kamu masuk angin ‘ mama tiriku membangunkanku dan aku melihat jam setengah 12, berarti baru sekitar 1/2 jam aku pura2 tidur. Akupun langsung naik tempa tidur mama tiriku
‘ Makasih ma…’ sambil senyum aku cium pipinya. ‘ Supaya cepat tidur kamu balik sana membelakangi mama ‘ dan akupun melakukannya. Disini lebih sulit lagi tidur tapi aku ngga mau membuat mama marah jadi aku pura2 tidur aja.
Hampir setengah jam aku tidak bergerak membelakangi mama, tiba2 aku merasakan gerakan springbed karena mama merubah posisi tidurnya dan akupun pura2 menarik nafas panjang seperti orang tidur dan membalikan badanku ke arah mama dan aku kaget ketika ternyata mama tiriku belum tidur dan sedang memandang keatas.
‘ Lho, mama kok belum tidur ? ‘ tanyaku ‘ Ia Ri, mama masih ingat kenakalan kamu tadi… ‘ jawabnya pelan ‘ Jadi mama masih marah sama Ari ya ? ‘ aku bertanya sambil dadaku deg2an karena takut. ” Ngga Ri, mama jadi teringat papamu.. Papamu suka melakukan seperti itu.
Saat mama tidur membelakangi dia, dia akan memeluk mama dari belakang dan tangannya langsung mengusap2 tetek mama seperti yang kamu lakukan tadi…. ‘ Mama terdiam dan memandangku sejenak tiba2 dia berbalik lagi dan membelakangiku.
Sejenak aku bingung dengan kata2 mama tiriku, tiba2 seperti ada yang membisikan ‘ Lakukan, seperti papamu ‘ dan seperti kerbau yang dicocok hidungnya akupun menuruti bisikan itu, aku peluk mama tiriku dari belakang dan tangan kananku langsung mengusap2 teteknya. Kali ini tangan mama tiriku justru memegangi tangan kananku dan menekan tanganku untuk lebih keras teteknya, nafasnya mulai memburu.
Baca Juga :
Melihat hal ini aku mengerti birahi mama tiriku mulai naik dan tanganku semakin berani meremas tetek dan juga putingnya. Dan bukan hanya birahi mama tiriku saja yang naik akupun sudah mulai lupa diri kalau wanita yang sedang aku gumuli ini adalah wanita yang merawatku dari kecil.
Aku membalikkan tubuhnya hingga terlentang dan langsung menindihnya dan menciumi bibirnya sambil tangan kananku terus meremas teteknya, perlahan ciumanku turun ke leher dan ke teteknya yang montok lembut itu tapi itu masih terutup dasternya, ciumanku terus merayap kebawah hingga dimemeknya yang masih tertutup cd dan dasternya,
‘ …aahh…hhh… ‘ hanya itu yang keluar dari mulutnya. Bagian bawah daster mama tiriku sudah mulai berantakan sehingga tertarik keatas dan memperlihatkan kedua pahanya yang masih padat putih mulus.
Aku sudah ngga tahan lagi ingin melihat kemulusan seluruh tubuh mama tiriku. Dan akupun membuka dasternya. kini mama tirku telanjang hanya cdnya yang masih menutupi memeknya, tapi aku benar2 terpesona dengan kemulusan mama tiriku akhirnya aku tarik cd mama tiriku dan tersembulah bulu jembut mama tiriku yang begitu lebat hingga ke lubang pantatnya.
Sesaat aku memandanginya dan akupun mulai membuka seluruh bajuku hingga sama2 telanjang bulat. Kembali aku menindih mama tiriku dan sesaat kami berciuman dan aku mulai proaktif dengan mulai merayap turun menciumi leher, ketiak dan kali ini aku membalikan tubuhnya hingga tengkurap memperlihatkan sepasang pantatnya yang padat dan aku menindihnya dari belakang dan menciumi lehernya dari belakang sambil menggesekan kemaluanku yang sudah keras ke belahan pantatnya membuat birahi mama tiriku semakin naik
‘ ahh .. Ri, ayo masukin dari belakang.. mama udah ngga tahan…hhh…’ tapi aku masih belum mau, aku masih mau menikmati tubuh mama tiriku, dan ciumanku mulai merayap turun ke pantatnya terus ke paha bagian dalamnya membuat mama tiriku menggelinjang kegelian. Ia menunggingkan pantatnya dan membuatku semakin bergairah untuk menjilati lubang anusnya …ssshh…sss.. bagai orang kepedesan mama tiriku terus menikmati jilatan di anusnya..

Lidahku terus menari2 di anusnya dan mulai merayap ke memeknya, ternyata memek mama tiriku sudah sangat licin oleh lendir birahinya sehingga mengeluarkan aroma yang khas dan rasa asin yang semakin membuatku bergairah memainkan lidahku dimemeknya.
Kini posisiku menjilati memeknya sambil terlentang dan mamatiriku menduduki kepalaku sambil terus menggoyang dan menekan2 memeknya ke mulutku membuatku kadang susah bernafas.
Tiba2 mama tiriku membalikkan badannya dan melakukan posisi 69 dengan penuh nafsu ia meraih burungku mulai memainkannya dimulutnya membuatku lebih bernafsu mejilati memeknya.
Ketika aku asik menghisap itilnya tiba2 mama tiriku meremas agak keras burungku dan mengerang …hhh…hhh…hhh.. sambil tubuhnya mengejang dan tiba2 dia melepaskan burungku dan ganti meremas perutku sambil menekankan memeknya keras2 kemulutku dan ..
ahh… aku meraskan cairan kental hangat membasahi mulutku dan akupun tak menyia2kannya dengan terus menjilati lendir mama tiriku hingga tubuhnya terus bergetar diatas mulutku. Sesaat dia merayap turun dari kepalaku dan mencium bibirku
‘ Jilatan mu hebat Ri.. mama mau ngarasain burungmu ‘ Mama tiriku langsung telentang dan aku yang memang sudah bernafsu ngga perlu nunggu lama lagi, langsung mengarahkan burungku kememeknya yang tertutup jembutnya yang lebat sudah sangat licin iitu, tapi aku ngga mau buru2 pelan2 aku memasukan burungku pelan2 sampai masuk semua …
aahh… kami hampir bersamaan melenguh kenikmatan dan ketika sudah masuk semua aku menahannya dan menekankan pantatku kuat2 sampai aku merasakan ada dinding lembut yang menahan burungku didalam memek mama tiriku setelah itu aku mulai memutar pantatku, hanya beberapa kali aku memutarkan pantatku tiba2 mama tiriku mengangkat pantatnya tinggi2 dan tubuhnya kembali bergetar hebat,
kedua tangannya meraih kepalaku dan mencium bibirku kuat2 sambil kedua matanya melotot dan mama tiriku kembali orgasme sesaat kemudian tubuhnya lunglai tanpa tenaga dibarengi dengan keringatnya yang membasahi tubuh dan kasur. Nafsuku sudah ngga tertahan lagi melihat pemandangan seperti ini, perlahan aku memaju mundurkan burungku dimemeknya untuk menyelesaikannya, tiba2 ..
‘ah..Ari tunggu dulu mama masih ngilu..’ setengah menjerit mama tiriku menahan burungku bergerak sambil mengeluarkannya dari memeknya membuat nafsuku agak tertahan, aku tersenyum dan mencium mesra bibirnya, akupun menahan diri, ‘ hh..hh.. ternyata… bukan cuma jilatanmu aja yang bikin mama KO…’ Tiba2 mama mendorongku ke samping dan akupun terlentang disamping mama tiriku
‘ sekarang giliran mama..’ kata mama tiriku sambil bangkit dan meraih burungku yang tegak berdiri dan mama tirikupun mulai dengan aksi menjilati burungku dan membuat nafsuku naik lebih tinggi, untung mama tiriku ngga lama dengan permainan mulutnya dan dia mulai naik diatas perutku dan tangan mulai mengarahkan burungku ke memeknya..bless…ahh… mama tiriku mulai dengan goyangannya dan membuat burngku semakin keras berdenyut…
‘ ma..aku udah ngga tahan ma..’ aku seperti memohon pada mama tiriku ‘ tahan sebentar sayang…ahh mama juga udah mau keluar..ahh..’ dia pun semakin keras mengoyangkan pantatnya diatasku membuat burungku seperti diremas2 dan disedot2 oleh memek mama tiriku dan
‘ maaa…ahhh…. ‘ aku sudah ngga tahan lagi menahan nafsuku setelah berdenyut2 keras beberapa kali burungku memuntahkan maniku kedalam memek mama tiriku membuat memek mama tiriku semakin licin dan enak, tanganku meremas pantat montok mama tiriku menahan ngilu diburungku, diapun merasakan luar biasa licinnya memeknya dan goyangannya semakin keras dan semakin keras dan,
aahhhh….hhhh… tubuh mama tiriku kembali bergetar hebat bahkan lebih hebat dari yang pertama dan kedua karena posisinya diatas sekarang dan aku merasa begitu banyak cairan kental dan hangat mengalir dikedua sela2 pahaku.
Akhirnya tubuh mama tiriku ambruk memelukku, nafas kamipun saling berlomba bagaikan abis lari marathon. Tanpa terasa kami tertidur sambil berpelukan, mama tiriku masih menindihku dan tertidur.
Mulanya aku memanggil ibu tiriku dengan panggilan tante, tapi dia sendiri yang ngga mau dipanggil tante, maunya dipanggil mama. Dan diapun merawatku seperti anaknya sendiri apalagi perkawinannya dengan papaku baru dikaruniai anak yakni setelah lebih dari sepuluh tahun baru dikaruniai seorang anak perempuan.
Cerita Dewasa Terbaru - Seks Dengan Mama Tiriku - Jadi selama itu mama tiriku benar2 menganggapku sebagai anak kandungnya, merawatku dengan penuh kasih sayang dan seingatku mama tiriku ngga pernah memarahiku. Setelah adik tiriku lahirpun kasih sayang mama tiriku masih sama. Kehidupan keluarga kami boleh dibilang cukup secara ekonomi dengan gaji papa yang sebagai seorang manajer disebuah perusahaan swasta.
Apalagi setelah mama membuka toko sembako di depan rumah kami 4 tahun yang lalu dan ternyata usahanya juga boleh dibilang berhasil. Sayang kebersamaan kami dengan papa berakhir 2 tahun lalu. Papa meninggal akibat kecelakaan. Mobilnya ditabrak truk yang sopirnya ngantuk.
Kini dia single parent, tapi secara ekonomi kami tetap baik. Usaha mamapun semakin bagus, kadang kalau aku di rumah aku membantu dia di toko. Kasih sayang mamapun ngga berubah terhadap aku. Dia ngga punya rencana menikah lagi.
Kini usiaku sudah 20 tahun dan aku sudah duduk di bangku perguruan tinggi, sedang adikku baru duduk di kelas 1 SD. Usia mama tiriku kini sekitar 43 tahun. Mama tiriku bukanlah tipe orang yang suka ke salon. Tapi memang dia dikaruniai tubuh yang bagus. Walaupun setelah melahirkan adiku tubuhnya sedikit melar jadinya kayak presenter tv, tinggi tubuhnya sekitar 167cm, tapi karena kulitnya yang bagus jadi masih kelihatan sexy.
Seperti biasa setelah makan malam dan buka2 buku kuliah, belajar gitu loh.. Aku nonton acara TV, biasanya setelah menemani adikku tidur dia akan menemaniku nonton TV walaupun kurang dari satu jam.
Cerita Dewasa Terbaru - Seks Dengan Mama Tiriku - Benar saja dia keluar dari kamar adikku mengenakan daster batik kupu2 yang longgar dan menuju ke sofa panjang yang aku duduki, tapi kali ini dia membawa minyak gosok dan menyodorkannya ke aku, ‘ Ari pijitin kepala mama sambil nonton ya ? ‘ dan mamapun langsung merebahkan kepalanya dipahaku yang hanya memakai celana pendek dan akupun melakukan yang suruh, memijit kepala mama sambil nonton.
Hanya sekitar 15 menit kau memijit kepalanya, tahu2 terdengar dengkuran halus mama, ternyata dia sudah tertidur dipahaku. Sejenak aku memandang mama dan secara refleks tanganku mengusap kepala mama tiriku ‘ Kasihan dia kecapean .. ‘ ucapku dalam hati.. Dan akupun tidak berani mengusik tidur mama dan aku biarkan dia tidur di pahaku sambil aku terus nonton acara TV.
Sesaat kemudian ketika aku masih asik nonton TV, mama bergerak membalikan tubuhnya kearahku dan tanpa disengaja wajah mama tiriku nempel di burungku yang hanya dilapisi celana pendek tanpa celana dalam,
karena memang kebiasaanku kalo mau tidur ngga pernah pake celana dalam ditambah lagi posisi tangan mama yang ditaruh dikepalanya sehingga memperlihatkan keteknya yang putih mulus dan ternyata mama ngga pake bra sehingga tonjolan pangkal teteknya yang putih menciptakan pemandangan yang menggairahkan.
Awalnya aku acuhkan, tapi karena di TV menampilkan bintang yang memang terkenal kesekiannya membuat mataku kembali melirik ketiak mama tiriku kali ini agak lama aku menikmatinya sehingga tanpa terasa burungku pun bergerak naik dan entah setan dari mana menyuruh tanganku bergerak kearah tetek mamaku dan menyentuh tetek mamaku yang sudah ngga kencang lagi tapi montok, justru aku merasakan kelembutan yang luar biasa.
Aku mengusap tetek mama tiriku beberapa kali dengan lembut dan membuatnya bereaksi. Dengan tarikan nafas panjang mama membalikan tubuhnya membelakangi aku. Aku sangat kaget dan menarik tanganku cepat2, takut ketahuan mama..
Baca Juga :
- Agen Slot Games - Ngentot Digoyang Teman Kenalan di Kampung
- Agen Tembak Ikan Online Terbaik - Cerita Janda Kugauli Janda Muda Yang Mulus
Ternyata tidak dan dia kembali tidur dipahaku, kelembutan tetek mama membuat pikiranku kacau membuat aku ingin menyentuh lagi tapi aku takut mama marah sedangkan kemaluanku berontak terus.
Dan aku mendapat akal, tanganku pertama2 pura2 memeluk pinggang mama. Ketika mama tidak beraksi, pelan2 tanganku aku naikan dekat tetek mama tiriku dan aku sentuhkan bagian bawah pangkal tetek mama tiriku kembali aku merasakan kelembutan tetek mama tiriku yang luar biasa. Ketika mama tiriku tidak bereaksi jari2ku mulai megusap tetek mamaku dan sesekali aku kenakan keputingnya.
Tiba2 mama menarik nafas panjang membuat jari2ku berhenti beroperasi, kali ini aku lebih berani atau lebih tepatnya nekat, aku ngga menarik tanganku dari tetek mama tiriku menunggu reaksi selanjutnya, ternyata kembali mama tidur.
Birahiku semakin naik membuat aku semakin berani meremas tetek mama tiriku dan perbuatanku ini membuat mama tiriku terbangun, tangannya langsung menangkap tanganku ‘ Ari ngapain kamu ? ‘ tanya mama tiriku, tidak membentak sih, tapi membuat aku pucat
‘ Mm..mmaaf ma, Ari khilaf.. ‘ hanya itu yang bisa keluar dari mulutku saking takutnya. ‘ Makanya ngga usah mikir yang macam2 dah tidur sana… mama juga mau tidur ‘ katanya sambil pergi dan menuju kamarnya dan aku masih terpaku ketakutan dan juga malu. Aku sadar setelah mendengar suara pintu mama yang ditutup ‘Glek !’

Aku segera mematikan TV dan mengejar mama tiriku ‘ Ma..ma ‘ panggilku dari luar pintu kamar. Klek.. dan mamaku muncul dari balik pintu ‘ Ada apa lagi Ari ? ‘ tanya mama tiriku dengan nada lembut seperti biasanya seperti tidak pernah terjadi apa2. ‘ Sekali lagi Ari minta maaf ya ma ‘ kataku sambil memegang dan mencium tangannya ‘ Iya..ya..sudah sana tidur ‘ jawab mama tiriku.
‘ Boleh aku tidur sama mama ga? ‘ tanyaku, dulu ketika ada papa aku suka tidur bareng mereka walaupun aku sudah ada kamar sendiri dan udah besar, terakhir aku tidur bareng mereka 2 minggu sebelum papa meninggal dan biasanya papa yang mengalah tidur di kasur kecil dibawah.
‘ OK, tapi karena kamu habis melakukan kesalahan, kamu harus tidur di bawah ‘ dan akupun tidur dibawah seperti kebiasaan papa kalau kami tidur bertiga dan akupun ngga bisa langsung tertidur masih teringat peristiwa tadi tapi aku berpura2 tidur.
‘ Ari..ari bangun. Kamu tidur diatas aja nanti kamu masuk angin ‘ mama tiriku membangunkanku dan aku melihat jam setengah 12, berarti baru sekitar 1/2 jam aku pura2 tidur. Akupun langsung naik tempa tidur mama tiriku
‘ Makasih ma…’ sambil senyum aku cium pipinya. ‘ Supaya cepat tidur kamu balik sana membelakangi mama ‘ dan akupun melakukannya. Disini lebih sulit lagi tidur tapi aku ngga mau membuat mama marah jadi aku pura2 tidur aja.
Hampir setengah jam aku tidak bergerak membelakangi mama, tiba2 aku merasakan gerakan springbed karena mama merubah posisi tidurnya dan akupun pura2 menarik nafas panjang seperti orang tidur dan membalikan badanku ke arah mama dan aku kaget ketika ternyata mama tiriku belum tidur dan sedang memandang keatas.
‘ Lho, mama kok belum tidur ? ‘ tanyaku ‘ Ia Ri, mama masih ingat kenakalan kamu tadi… ‘ jawabnya pelan ‘ Jadi mama masih marah sama Ari ya ? ‘ aku bertanya sambil dadaku deg2an karena takut. ” Ngga Ri, mama jadi teringat papamu.. Papamu suka melakukan seperti itu.
Saat mama tidur membelakangi dia, dia akan memeluk mama dari belakang dan tangannya langsung mengusap2 tetek mama seperti yang kamu lakukan tadi…. ‘ Mama terdiam dan memandangku sejenak tiba2 dia berbalik lagi dan membelakangiku.
Sejenak aku bingung dengan kata2 mama tiriku, tiba2 seperti ada yang membisikan ‘ Lakukan, seperti papamu ‘ dan seperti kerbau yang dicocok hidungnya akupun menuruti bisikan itu, aku peluk mama tiriku dari belakang dan tangan kananku langsung mengusap2 teteknya. Kali ini tangan mama tiriku justru memegangi tangan kananku dan menekan tanganku untuk lebih keras teteknya, nafasnya mulai memburu.
Baca Juga :
- Prediksi Bola Terbaik – Czech Republic vs Austria 2 Juni 2018
- Prediksi Bola Terpercaya – Tunisia vs Turkey 2 Juni 2018
- Prediksi Bola Terpercaya – Egypt vs Colombia 2 Juni 2018
Melihat hal ini aku mengerti birahi mama tiriku mulai naik dan tanganku semakin berani meremas tetek dan juga putingnya. Dan bukan hanya birahi mama tiriku saja yang naik akupun sudah mulai lupa diri kalau wanita yang sedang aku gumuli ini adalah wanita yang merawatku dari kecil.
Aku membalikkan tubuhnya hingga terlentang dan langsung menindihnya dan menciumi bibirnya sambil tangan kananku terus meremas teteknya, perlahan ciumanku turun ke leher dan ke teteknya yang montok lembut itu tapi itu masih terutup dasternya, ciumanku terus merayap kebawah hingga dimemeknya yang masih tertutup cd dan dasternya,
‘ …aahh…hhh… ‘ hanya itu yang keluar dari mulutnya. Bagian bawah daster mama tiriku sudah mulai berantakan sehingga tertarik keatas dan memperlihatkan kedua pahanya yang masih padat putih mulus.
Aku sudah ngga tahan lagi ingin melihat kemulusan seluruh tubuh mama tiriku. Dan akupun membuka dasternya. kini mama tirku telanjang hanya cdnya yang masih menutupi memeknya, tapi aku benar2 terpesona dengan kemulusan mama tiriku akhirnya aku tarik cd mama tiriku dan tersembulah bulu jembut mama tiriku yang begitu lebat hingga ke lubang pantatnya.
Sesaat aku memandanginya dan akupun mulai membuka seluruh bajuku hingga sama2 telanjang bulat. Kembali aku menindih mama tiriku dan sesaat kami berciuman dan aku mulai proaktif dengan mulai merayap turun menciumi leher, ketiak dan kali ini aku membalikan tubuhnya hingga tengkurap memperlihatkan sepasang pantatnya yang padat dan aku menindihnya dari belakang dan menciumi lehernya dari belakang sambil menggesekan kemaluanku yang sudah keras ke belahan pantatnya membuat birahi mama tiriku semakin naik
‘ ahh .. Ri, ayo masukin dari belakang.. mama udah ngga tahan…hhh…’ tapi aku masih belum mau, aku masih mau menikmati tubuh mama tiriku, dan ciumanku mulai merayap turun ke pantatnya terus ke paha bagian dalamnya membuat mama tiriku menggelinjang kegelian. Ia menunggingkan pantatnya dan membuatku semakin bergairah untuk menjilati lubang anusnya …ssshh…sss.. bagai orang kepedesan mama tiriku terus menikmati jilatan di anusnya..

Lidahku terus menari2 di anusnya dan mulai merayap ke memeknya, ternyata memek mama tiriku sudah sangat licin oleh lendir birahinya sehingga mengeluarkan aroma yang khas dan rasa asin yang semakin membuatku bergairah memainkan lidahku dimemeknya.
Kini posisiku menjilati memeknya sambil terlentang dan mamatiriku menduduki kepalaku sambil terus menggoyang dan menekan2 memeknya ke mulutku membuatku kadang susah bernafas.
Tiba2 mama tiriku membalikkan badannya dan melakukan posisi 69 dengan penuh nafsu ia meraih burungku mulai memainkannya dimulutnya membuatku lebih bernafsu mejilati memeknya.
Ketika aku asik menghisap itilnya tiba2 mama tiriku meremas agak keras burungku dan mengerang …hhh…hhh…hhh.. sambil tubuhnya mengejang dan tiba2 dia melepaskan burungku dan ganti meremas perutku sambil menekankan memeknya keras2 kemulutku dan ..
ahh… aku meraskan cairan kental hangat membasahi mulutku dan akupun tak menyia2kannya dengan terus menjilati lendir mama tiriku hingga tubuhnya terus bergetar diatas mulutku. Sesaat dia merayap turun dari kepalaku dan mencium bibirku
‘ Jilatan mu hebat Ri.. mama mau ngarasain burungmu ‘ Mama tiriku langsung telentang dan aku yang memang sudah bernafsu ngga perlu nunggu lama lagi, langsung mengarahkan burungku kememeknya yang tertutup jembutnya yang lebat sudah sangat licin iitu, tapi aku ngga mau buru2 pelan2 aku memasukan burungku pelan2 sampai masuk semua …
aahh… kami hampir bersamaan melenguh kenikmatan dan ketika sudah masuk semua aku menahannya dan menekankan pantatku kuat2 sampai aku merasakan ada dinding lembut yang menahan burungku didalam memek mama tiriku setelah itu aku mulai memutar pantatku, hanya beberapa kali aku memutarkan pantatku tiba2 mama tiriku mengangkat pantatnya tinggi2 dan tubuhnya kembali bergetar hebat,
kedua tangannya meraih kepalaku dan mencium bibirku kuat2 sambil kedua matanya melotot dan mama tiriku kembali orgasme sesaat kemudian tubuhnya lunglai tanpa tenaga dibarengi dengan keringatnya yang membasahi tubuh dan kasur. Nafsuku sudah ngga tertahan lagi melihat pemandangan seperti ini, perlahan aku memaju mundurkan burungku dimemeknya untuk menyelesaikannya, tiba2 ..
‘ah..Ari tunggu dulu mama masih ngilu..’ setengah menjerit mama tiriku menahan burungku bergerak sambil mengeluarkannya dari memeknya membuat nafsuku agak tertahan, aku tersenyum dan mencium mesra bibirnya, akupun menahan diri, ‘ hh..hh.. ternyata… bukan cuma jilatanmu aja yang bikin mama KO…’ Tiba2 mama mendorongku ke samping dan akupun terlentang disamping mama tiriku
‘ sekarang giliran mama..’ kata mama tiriku sambil bangkit dan meraih burungku yang tegak berdiri dan mama tirikupun mulai dengan aksi menjilati burungku dan membuat nafsuku naik lebih tinggi, untung mama tiriku ngga lama dengan permainan mulutnya dan dia mulai naik diatas perutku dan tangan mulai mengarahkan burungku ke memeknya..bless…ahh… mama tiriku mulai dengan goyangannya dan membuat burngku semakin keras berdenyut…
‘ ma..aku udah ngga tahan ma..’ aku seperti memohon pada mama tiriku ‘ tahan sebentar sayang…ahh mama juga udah mau keluar..ahh..’ dia pun semakin keras mengoyangkan pantatnya diatasku membuat burungku seperti diremas2 dan disedot2 oleh memek mama tiriku dan
‘ maaa…ahhh…. ‘ aku sudah ngga tahan lagi menahan nafsuku setelah berdenyut2 keras beberapa kali burungku memuntahkan maniku kedalam memek mama tiriku membuat memek mama tiriku semakin licin dan enak, tanganku meremas pantat montok mama tiriku menahan ngilu diburungku, diapun merasakan luar biasa licinnya memeknya dan goyangannya semakin keras dan semakin keras dan,
aahhhh….hhhh… tubuh mama tiriku kembali bergetar hebat bahkan lebih hebat dari yang pertama dan kedua karena posisinya diatas sekarang dan aku merasa begitu banyak cairan kental dan hangat mengalir dikedua sela2 pahaku.
Akhirnya tubuh mama tiriku ambruk memelukku, nafas kamipun saling berlomba bagaikan abis lari marathon. Tanpa terasa kami tertidur sambil berpelukan, mama tiriku masih menindihku dan tertidur.
Subscribe to:
Comments (Atom)




